Top Menu

Serunya Melancong ke Green Canyon Lahat






RanselLusuh.com, Bumi Seganti Setungguan lagi-lagi memberikan kejutan bagi pemburu wisata alam Sumsel. Pagi-pagi sekali sebuah panggilan telpon masuk, telpon itu memberi kabar bahwa kami jadi berangkat ke Kabupaten Lahat untuk menghadiri sebuah pesta pernikahan kawan. 

Maka dengan waktu yang cukup singkat aku pun siap-siap, mulai mandi, dan mengenakan baju batik serta celana jeans biru, tanpa sarapan hanya menuguk secangkir kopi saja. Tak lupa menenteng sebuah ransel hitam dan memasukan sehelai pakaian ganti, katanya sekalian kita mau jalan-jalan dan mandi.  Dalam pikiranku pastilah hanya ingin ke curup (air terjun), secara Lahat memang kaya akan wisata air terjunnya. 




Pukul delapan pagi kami sudah siap berangkat ke negeri seribu megalit itu. Pukul 11.30 wib, akhirnya kami tiba ditempat acara pernikahan, duduk sebentar mendengarkan kata sambutan, tausiyah pernikanan, doa, dan langsung makan. (momen yang ditunggu-tunggu, yah makan).

Oke dah, langsung saja kita bahas topik utama yah gengs. Setelah beristirahat sebantar dari acara pernikahan kami langsung ke tempat lokasi, Green Canyon berada di Kecamatan Pulau Pinang atau berdekatan dengan curup Panjang. Aku sendiri sudah pernah ke curup Panjang. 

Dari jalan lintas Lahat-Pagaralam, mobil memasuk  ke sebuah jalan kecil namun sudah diaspal jadi cukup mulus, jalan itu menanjak dan berkelok-kelok dengan sisi kiri kanannya ditumbuhi pohon-pohon serta jurang, jadi perlu ekstra hati-hati, gengs!





Tiba di lokasi, mobil harus berhenti ditempat parkiran dan dilanjutkan dengan jalan kaki, kalo males jalan kaki di sana ada jasa tukang ojek lho, tapi katanya sih tarif ojeknya sama dengan harga dua mangkok bakso wonogiri hehehe jadinya kami sepakat untuk jalan kaki saja. Untuk yang pake motor bisa langsung menuju ke parkiran motor dan tentunya jarak jalan kakinya lebih dekat ke lokasi Green Canyon. Jalan menuju ke Green Canyon itu nyaman, sudah jalan cor beton. 

Sepanjang perjalanan menuju ke lokasi Green Canyon memakan waktu 10 menit, kita akan melintasi perkebunan kopi milik warga dan tentunya juga jalanan yang nanjak dan menurun. O ya, tiket masuk ke Green Conyon cukup murah hanya Rp 3.000/orang.


Green Canyon adalah sebuah aliran sungai dengan tepian bebatuan besar. Keindahan Green Canyon Lahat ini, tak kalah loh sama Green Canyon di Amerika Serikat atau di Pangandaran. Nah, kalau di Amerika Serikat Green Canyon nya dialirin dari sungai Colorado di Green Canyon Lahat aliran dari sungai “Ayek Lim” yang bermuara ke sungai Lematang. Green Canyon Lahat ini adalah ulu dari Curup Panjang. 




Jalan dari ujung cor beton ke aliran sungai cukup curam, tapi sudah ada tangga-tangga sederhana yang dibuat secara swadaya oleh warga, tapi tetap perlu hati-hati saja yah. 

Sesampainya di sana Green Canyon sudah ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik. Terus apa saja yang bisa dilakukan di sana sih? Jawabnya simpel, apalagi kalo bukan mandi. Sebelum menceburkan diri ke sungai, aku mengambil beberapa sesi foto dulu.

Cepraat... cepreet... selesai. Dan langsung, burrrrr....




Ett.... tenang kok sungainya dangkal hanya sedengkul orang dewasa tapi ada juga yang dalam sampai sedada bahkan lebih, jadi kalo mau ngerasain terjun dari bebatuan besar mending cari airnya dalam yah gengs, dari pada kepala kebentur ke batu, aku sendiri dua kali terjun hehehe. Air sungainya sendiri tidak terlalu dingin. 

 O yah, yang perlu diperhatikan kalau mau melancong ke sini, Green Canyon Lahat masih minim fasilitas seperti WC, Kamar Ganti, dan juga tempat sampah. Jadi, kalau mau berlibur ke sini harap diperhatikan sampahnya yah gengs, jangan nyampah sembarang. (*) 







Posting Komentar

Terima kasih sudah baca postingan ransellusuh.com, silakan tinggalkan komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates