Top Menu

5 Top Destinasi Palembang




https://www.ransellusuh.com/2019/06/5-top-destinasi-palembang.html


RANSELLUSUH.COM - Selamat malam sobat ransel, apa kabarnya nih setelah lebaran? Berat badan naik kan? Alhamdulillah kalau begitu. Kali ini saya mau sedikit cuap-cuap mengenai destinasi wisata yang ada di Sumatera Selatan khususnya di Palembang nih sob. Meskipun sudah agak telat sih, tapi ngga apa-apalah, siapa tau berguna dikemudian hari.
Sobat pasti taulah dengan Palembang, ibukota provinsi Sumatera Selatan ini sangat dikenal dengan kota pempek, kuliner khas yang sangat dikenal di Nusantara. Nah, bicara soal Palembang, Palembang bukan soal pempek, lenggang, laksa, pindang patin, dan berbagai macam kuliner lainnya loh. Tapi Palembang juga kota yang memiliki destinasi wisata yang menarik untuk sobat kunjungi apabila sedang berada di Palembang. 


Langsung saja yuk, apa saja 5 top destinasi Palembang yang wajib sobat ransel kunjungi.

Jembatan Ampera dan Sungai Musi, ngomong-ngomong jembatan ampera nih, rasanya belum lengkap deh perjalanan sobat ke Palembang jika belum berfoto-foto di jembatan berwarna merah ini. Yupss, dari dulu jembatan ampera sudah menjadi landmark-nya kota Palembang. Jembatan ini menjadi penghubung antara ulu dan ilir kota Palembang yang dipisahkan oleh sungai musi. Sejarah singkat mengenai jembatan ampera, rencana pembangunan jembatan ini sudah dimulai sejak jaman kolonial belanda loh sob, kala itu wali kotanya masih orang belanda – Le Cocq de Ville pada tahun  1924. Namun, sampai Belanda minggat dari nusantara, pembangunannya pun belum terlaksana. Nah, setelah Indonesia meredeka, DPRD kota Palembang kala itu, kembali mengusulkan pembangunan jembatan ampera kepada presiden RI pertama Ir. Soekarno. Atas keinginan masyarakat kota Palembang yang kuat untuk menyatukan ulu dan ilir kota Palembang akhirnya usulan itu disetujui. 


Dulu sih nama jembatan ini adalah jembatan Bung Karno, sebagai penghormatan masyarakat kota Palembang kepada presiden pertama itu. tapi, saat pergolakan peralihan kepemimpinan antara Soekarno dan Soeharto, nama jembatan itu berubah menjadi jembatan Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat). 

Apa sih keistimewahan jembatan ampera, pada masanya jembatan  ampera adalah jembatan terpanjang di Asia Tenggara, dan jembatan tercanggih, sebab bagian tengah jembatan tersebut bisa diangkat, sehingga kapal-kapal ferry yang masuk dari selat bangka bisa masuk sungai musi ke kota palembang. 

Sungai musi merupakan sungai terpanjang di pulau sumatera, 750 km membentang di beberapa kabupaten di Sumatera Selatan dan bermuara ke selat sunda. Sungai musi menjadi penompang kehidupan untuk sebagian masyarakat kota Palembang dan sekitarnya.

Benteng Kuto Besak,  benteng ini berada tak jauh dari sungai musi, pembangunan keraton ini di prakasai oleh Sultan Mahmud Badaruddin I yang memerintah pada tahun 1724-1758 namun pelaksanaan pembangunan dan penyelesaiannya dilakukan oleh penerusnya, Sultan Mahmud Badaruddin II yang memerintah pda tahun 1776-1803. Benteng Kuto Besak adalah bangunan keraton pada abad XVIII menjadi pusat Kesultanan Palembang Darussalam. Dulu letak Benteng Kuto Besak berada di tengah-tengah anak-anak sungai musi seperti sungai sekanak di bagian barat, sungai tengkuruk dibagian timur, dan sungai kapuran di bagian utara sementara bagian depan Benteng Kuto Besak langsung menghadap sungai musi dengan letak geografis ini, Benteng kuto besak seperti berada di sebuah pulau. 

Sementar untuk arsitek benteng ini dipercayakan kepada seorang Tionghoa, batu perekat bata menggunakan batu kapur dari pedalaman sungai ogan dan ditambah putih telur.

Saat ini, benteng kuto besak sudah menjadi markas dari kodam Sriwijaya. Sementara di depannya terdapat plaza dan menjadi tempat hiburan terbuka masyarakat Palembang dan sekitarnya, letaknya ga jauh dari jembatan ampera, cukup jalan kaki saja sudah bisa ke plaza Benteng Kuto Besak (BKB). Di Plaza BKB banyak hal yang bisa sobat lalukan, mulai dari berfoto dengan background jembatan Ampera yang indah,  makan mie tek-tek, atau sekedar ngobrol-ngobrol sambil menukmati embusan angin di tepi sungai musi. 

Pulau Kemaro, destinasi satu ini juga wajib sobat kunjungi jika sedang berada di palembang, letaknya 40 km dari kota Palembang dan diantara kawasan industri perusahaan Pupuk Sriwijaya dan PT. Pertamina Plaju. Pulau kemaro merupakan sebuah delta kecil di sungai musi. 

Di pulau kemaro terdapat sebuah vihara cina (klenteng Hok Tjing Rio) juga terdapat kuil umat buddha, yang sering dikunjungi oleh umat budha untuk berziarah, dan juga sering diadakan acara Cap Go Meh tiap tahun baru imlek.

Di depan kuil terdapat makam Tan Bun An dan Siti Fatimah, itu loh, kisah cinta yang melegenda di  Pulau Kemaro dan Palembang tentunya. Kapan-kapan aku ceritain deh bagaimana kisah cinta antara Tan Bun An dan Putri Siti Fatimah.
Apa saja sih yang bisa kita lakukan di Pulau Kemaro? Di pulau Kemaro terdapat sebuah pagoda berlantai 9, nah di sini sobat bisa berfoto-foto berlatar belakang pagoda tersebut, kemudian ada pohon cinta, selain itu di sini banyak penjual kelapa muda, sobat bisa duduk menikmati air kelapa muda ditemani embusan angin dari sungai musi.

Al Quran Akbar, Sebenarnya di Palembang ini banyak sekali wisata religi sob,  selain pulau kemaro yang termasuk destinasi wisata religi karena terdapat kuil tempat umat buddha berziarah, di Palembang ada destinasi wisata religi Al Quran Raksasa, tepatnya di pondok pesantren Al Ihsaniyah Gandus Palembang. Di sini, terdapat 30 juz ayat Al Quran yang dipahat/diukir diatas lembaran kayu tembesu yang berukuran 117x140x2,5 cm. 

Setiap lembar al quran raksasa memiliki warna dasar coklat dan kuning pada setiap huruf al qurannya, selain itu di bagian tepi al qurannya bermotif bunga khas ukiran Palembang. Al Quran Akbar ini merupakan Al Quran terbesar di dunia. 

Untuk membuat al quran raksasa ini, membutuhkan 40 kubik kayu tembesu dengan anggaran 2 miliar rupiah, pengerjaannya pun cukup lama, memakan waktu tujuh tahun, sempat di pamerkan di Masjid Agung Palembang selama tiga tahun, agar masyarakat bisa mengoreksi al quran ini. 


Pedestrian Sudirman, layaknya Malioboro di Jogja dan Braga di Bandung, Palembang punya Pedestrian Sudirman. Pedestrian Sudirman pertama kali dibuka pada tahun 2017. Bagi sobat traveler yang sedang berada di Palembang sepertinya menjadikan pedestrian sudirman ini destinasi wisata yang wajib untuk dikunjungi untuk makan pempek, minum kopi dan menikmati berbagai macam atraksi dari berbagaimacam komunitas anak muda yang ada di kota Palembang.


Nah itu dulu yah sob, 5  Top Destinasi di kota Palembang. Wong Kito Pacak!

4 komentar :

  1. noted mas, bisa nih dijadikan refrensi kalau suatu saat main ke Palembang, yang baru saya dengar soal pendestrian Sudirman, karena terhitung masih baru kali ya

    BalasHapus
  2. nah Al Quran akbar yang belum pernah

    BalasHapus
    Balasan
    1. lokasinya di Gandus, saya pernah sekali ke sana, ayok main ke sana.

      Hapus

Terima kasih sudah baca postingan ransellusuh.com, silakan tinggalkan komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates